Logo
Oleh-Dara-Nya

 

        

 


 


 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 



TERJEMAHAN ALKITAB – KUNO DAN MODERN

Markus 16:9-20: Seluruh perikop ini ditolak Dalam teksnya, CT, Westcott dan Hort
Markus 16:9-20: seluruh perikop ini ditolak Dalam teksnya, CT, Westcott dan Hort, dan versi-versi Inggris modern seperti NIV, NASV mengingkari bahwa ayat-ayat di atas adalah orisinil. Ini berarti menyerang inspirasi Kitab Suci. “Critical Text” (CT) dan para pengikut Westcott dan Hort mengingkari bahwa seluruh Alkitab diinspirasikan oleh Allah. Perlu kita renungkan bahwa Iblis tidak suka dengan ayat-ayat yang penuh mengandung doktrin tentang: kuasa Yesus untuk mengampuni dosa, fakta bahwa tidak ada manusia yang benar, Yesus selain Allah sejati adalah manusia sejati yang tidak ada dosa dan keselamatan terbuka bagi semua orang yang mau bertobat. Oleh sebab itu, Iblis mempunyai kepentingan untuk menghapus ayat-ayat tersebut.

4. Terjemahan Alkitab Bahasa Indonesia

a.
Terjemahan Baru (TB)
Alkitab versi Bahasa Indonesia memiliki kedekatan dengan Critical Text. Karena begitu banyak kata maupun ayat yang dihilangkan maupun yang diragukan dari teks asli/ Textus Receptus. Sebagai contoh dalam Injil Markus 1:2 dikatakan, “Seperti ada tertulis dalam Kitab Yesaya: “Lihatlah, Aku menyuruh utusan-Ku mendahului Engkau, ia akan mempersiapkan jalan bagi-Mu;”. Jelas kutipan Markus 1:2 ini bukan dari Yesaya, karena kita tidak akan pernah menemukan nubuatan seperti ini dalam seluruh kitab Yesaya. Kutipan tersebut diambil dari Maleakhi 3:1.

Di dalam Critical text, atau teks Alkitab bahasa Yunani yang telah dirusak oleh gnostik dan diterbitkan oleh bapa Liberalisme, Westcott dan Hort, memiliki kesamaan dengan Alkitab bahasa Indonesia, yaitu dalam kitab nabi Yesaya bandingkan dengan UBSGNT ini; “(kathoos gegraptai en too Hesaiah to prophete”). Tentu kesamaan ini tidak membuat heran, sebab Alkitab bahasa Yunani yang diterbitkan oleh LAI juga merupakan Critical Text ini, UBSGNT. Namun apakah ini juga sama seperti yang tertulis dalam Alkitab Bahasa Yunani yang diedit dan diterbitkan sekitar 365 tahun sebelumnya, yaitu Textus Receptus (teks Yunani yang telah diterima secara umum oleh semua gereja sebelumnya)? Di dalam Textus Receptus ayat ini berbunyi, dalam kitab para nabi: “hos gegraptai en tois prophetais”. Jelas Textus Receptus yang lebih tepat dan tidak mengandung kesalahan atau kontradiksi sebab di sini Markus mengutip nubuatan dari dua nabi (jamak), yaitu Markus 1:2 dikutip dari Maleakhi 3:1, dan Markus 1:3 dikutip dari Yesaya 40:3. Bukan maksud penulis untuk mengurangi wibawa Alkitab bahasa Indonesia oleh LAI, yang merupakan salah satu versi yang secara umum dipakai oleh gereja-gereja di Indonesia. Namun ini adalah suatu wacana ilmiah, dan seharusnya kita tahu bahwa Alkitab bahasa Indonesia hanyalah terjemahan yang bisa saja banyak kekurangan di sana-sini. Oleh sebab itu, bagi hamba Tuhan dan teolog Indonesia yang mencintai kebenaran haruslah rajin meneliti Alkitabnya apakah ayat-ayat tersebut sesuai dengan yang aslinya/Textus Receptus atau tidak.

b. Terjemahan Bahasa Indonesia Sehari-hari (BIS)
Walaupun dalam keterangan penerbitan dan Kata Pengantar menjelaskan BIS didasarkan pada teks Ibrani dan Yunani pada kenyataanya tidak jauh berbeda dengan Today’s English Version dan menggunakan metode terjemahan dinamik equivalen. Seperti TEV, BIS menerjemahkan kata ‘haima’ bukan ‘darah’ tetapi ‘kematian’ dalam Kis. 20:28; Rom. 3:25, 5:9; Ef. 1:7, 2:3; Kol. 1:14, 20; 1 Pet. 1:19; Why. 1:5, 5:9. Seperti TEV, BIS juga menghapus Johannen Coma (1 Yoh. 5:7-8) yang dalam TB dikurung. Ada beberapa perbedaan terjemahan antara TB dan BIS, misalnya untuk Pengkhotbah 11:1-2. Lemparkanlah rotimu ke air, maka engkau akan mendapatkannya kembali setelah itu. Berikanlah bahagiamu kepada tujuh, bahkan kepada delapan orang, karena engkau tidak tahu malapetaka apa yang akan terjadi di atas bumi. — TB
Tanamkanlah uangmu dalam usaha di luar negeri. Pasti kau dapat untung di kemudian hari. Tanamkanlah modalmu di berbagai niaga; carilah usaha sebanyk-banyaknya. Sebab orang perlu waspada, sebelum musibah menimpa. — BIS
Jika kita perhatikan dua versi dari Pengkhotbah 11:1-2 di atas, kita melihat perbedaan terjemahan yang sangat menyolok. Menurut saya terjemahan BIS lebih tepat disebut tafsiran Alkitab dari pada terjemahan Alkitab. Masalah ini pernah dibahas oleh Dr. Yonky Karman, dalam artikelnya “Antara Terjemahan Formal dan Dinamis: Eksegese Pengkhotbah 11:1-2” dan saya setuju dengan kesimpulannya:
Berdasarkan obeservasi di atas, meski terjemahan dalam BIS memiliki legitimasi interpretasi, sebaiknya terjemahan versi TB dipertahankan dengan implikasi, pemahamannya menjadi terbuka terserah pembaca dan penafsir. Terjemahan formal dalam TB memang tidak serta-merta jelas sebab yang kita hadapi ungkapan pepatah. Namun, justru di situlah tugas penafsir apakah akan menjelaskannya menurut salah satu dari keempat penjelasan di atas [memberikan sedekah, perdagangan maritim, melakukan tindakan bodoh dan membuat bir.”

Kesimpulan
Dari semua observasi metode dan hasil terjemahan Alkitab di atas, pembaca silahkan menilai sendiri, terjemahan mana kira-kira yang menurut Anda lebih baik, tepat, akurat dan berotoritas. Penulis berharap buku ini tidak membuat Anda bingung, tetapi justru mendorong Anda semakin bersemangat dan serius mempelajari Alkitab, walaupun mungkin Anda telah puluhan tahun mengkhotbahkan Alkitab. Di zaman yang serba instan ini, jangan sampai mempengaruhi pengkhotbah dan pengajar untuk membuat khotbah atau pengajaran isntan tanpa penggalian Firman Tuhan lebih dalam. Orang yang berkata bahwa banyak belajar teologi membuat orang sombong, namun saya berkata orang yang berkata demikian lebih sombong lagi, karena merasa tidak perlu belajar dan diajar lagi.

Westcott-Hort text menyerang orthodoksi iman kristen
Dalam bab ini kita akan membuat suatu perbandingan versi Alkitab untuk mengetahui keorisinilan atau keaslian salinan atau terjemahan Alkitab. Sejak buku ini ditujukan untuk umum, saya pikir tidak semua orang bisa membaca huruf-huruf bahasa Yunani Alkitab, maka teks Alkitab yang saya gunakan adalah terjemahan Alkitab bahasa Inggris yaitu, King James Version (KJV) untuk mewakili Massoretic Text P.L. atau Textus Receptus P.B. (TR) dan American Standard Version (ASV) untuk mewakili Westcott-Hort Text atau Critical Text (CT) , New International Version dan semua versi bahasa Inggris modern paska King James Version. Dari perbandingan ini pembaca dapat membandingkan Alkitabnya sendiri – misalnya Alkitab Bahasa Indonesia TB atau BIS – dengan kedua teks tersebut. Berikut ini adalah ayat-ayat yang bermasalah:
1 Yoh. 5:7-8: For there are three that bear record in heaven, the Father, the Word, and the Holy Ghost: and these three are one. And there are three that bear witness in earth, the Spirit, and the water, and the blood: and these three agree in one.” – KJV
1 Yoh. 5:7-8: And it is the Spirit that beareth witness, because the Spirit is the truth.
For there are three who bear witness, [xxx] the Spirit, and the water, and the blood: and the three agree in one. - ASV
Komentar: Ayat-ayat di atas dalam TR dan KJV dihilangkan dalam CT dan versi-versi modern. Terjemahan Baru memberi tanda kurung, dan dihilangkan dalam Alkitab bahasa Indonesia Sehari-hari LAI. Ayat di atas adalah satu-satunya ayat dalam Alkitab yang menunjukkan eksistensi ke-Tritunggal-an Allah Bapa, Kristus dan Roh Kudus yang jelas. Bagian ini sering disebut Johannine Comma. Penghilangan frase ini merupakan serangan CT dan versi-versi yang didasarkan pada CT terhadap ortodoksi iman Kristen tentang doktrin Trinitas.
Lukas 22:43: And there appeared an angel unto him from heaven, strengthening him. – KJV

Komentar: Ayat di atas tidak diakui keorisinilannya dalam CT dan versi Inggris modern, karena dalam codex Alep & B ayat tersebut tidak ada. Dengan demikian CT mengingkari bahwa malaikat adalah asisten Yesus Kristus, yang harus melayani Dia. Tindakan penghapusan dan peraguan terhadap ayat ini menyerang doktrin tentang malaikat/Angelology.

Lukas 4:8: And Jesus answered and said unto him, Get thee behind me, Satan: for it is written, Thou shalt worship the Lord thy God, and him only shalt thou serve. – KJV
Lukas 4:8: And Jesus answered and said unto him, [ xxx ] It is written, Thou shalt worship the Lord thy God, and him only shalt thou serve. – ASV

Komentar: Kalimat di atas dalam TR dan KJV dihilangkan dalam CT dan versi-versi Inggris modern. Ayat ini menunjukkan dengan jelas kuasa Kristus untuk memerintah setan dan bahwa setan harus tunduk kepada-Nya. Ini adalah doktrin tentang setan atau Santanology yang jelas. Namun dengan penghapusan kalimat tersebut oleh CT dan semua versi yang didasarkan atasnya, berarti CT menyerang doktrin tentang eksistensi Setan. Kelihatannya iblis tidak mau memasukkan kata-kata yang menunjukkan dirinya harus tunduk kepada Kristus. Oleh sebab itu kalimat tersebut dihapus.
Markus 16:9-20: seluruh perikop ini ditolak.

Komentar: Dua belas ayat terakhir dari Injil Markus ini ditolak oleh Westcott-Hort dan para pengikutnya sebagai bagian dari tulisan Markus. Dalam teksnya, CT, Westcott dan Hort, dan versi-versi Inggris modern seperti NIV, NASV mengingkari bahwa ayat-ayat di atas adalah orisinil. Bahkan di banyak Sekolah Alkitab maupun Seminari diajarkan bahwa ayat-ayat tersebut tidak orisinil. Dalam Alkitab bahasa Indonesia diberi tanda dengan jarak spasi lebih besar. Dengan penolakan dua belas ayat terakhir Injil Markus, maupun meragukannya, ini berarti menyerang inspirasi Kitab Suci. CT dan para pengikut Westcott-Hort mengingkari bahwa seluruh Alkitab diinspirasikan oleh Allah, karena ada sebagian ayat yang ditolak keasliannya. CT menyerang Bibliology.
Yohanes 7:53-8:11: seluruh perikop ini ditolak

Komentar: Perikop ini sering disebut Pericope de Adultera seperti yang telah dibahas dalam bab II. CT dan versi-versi Inggris modern mengingkari dan meragukan aksistensi ayat-ayat di atas. Dalam NIV, NASV, perikop tersebut dikurung yang berarti diragukan keasliannya. TR mempertahankan keotentikan perikop tersebut. Ada banyak doktrin yang ditekankan dalam ayat-ayat tersebut. Namun dengan penolakan dan peraguan terhadap perikop tersebut, maka CT menyerang doktrin Alkitab. Mereka mengingkari bahwa perikop tersebut orisinil, maka CT menyerang doktrin Alkitab. Mereka mengingkari bahwa perikop tersebut adalah Firman Allah. Perlu kita renungkan bahwa Iblis tidak suka dengan ayat-ayat yang penuh mengandung doktrin tentang:

1. kuasa Yesus untuk mengampuni,
2. fakta bahwa tidak ada manusia yang benar
3. Yesus selain Allah sejati adalah manusia sejati yang tidak ada dosa, dan
4. keselamatan terbuka bagi semua orang, bahkan bagi orang sejahat apapun yang mau
bertobat.

Oleh sebab itu, Iblis mempunyai kepentingan untuk menghapus ayat-ayat di atas.
Matius 13:14: But when ye shall see the abomination of desolation, spoken of by Daniel the prophet, standing where it ought not, (let him that readeth understand,) then let them that be in Judaea flee to the mountains: - KJV

Matius 13:14: But when ye see the abomination of desolation [xxx] standing where he ought not (let him that readeth understand), then let them that are in Judaea flee unto the mountains: - ASV

Komentar: Kalimat bercetak “huruf tebal” dalam TR dan KJV dihapuskan dalam CT dan versi-versi yang dasarkan atasnya. Dengan demikian berarti CT mengingkari Daniel sebagai penulis Kitab Daniel. Ini juga mengingkari bahwa Daniel adalah seorang Nabi, seperti yang dilakukan oleh ajaran-ajaran bidat, Modernis, Liberal yang mengklaim bahwa Kitab Daniel ditulis setelah segala peristiwa yang dicatatnya terjadi. Ini jelas- jelas mengingkari bahwa kitab Daniel adalah kitab nubuatan. Ini adalah doktrin Alkitab yang diserang oleh CT.
2 Petrus 3:2: That ye may be mindful of the words which were spoken before by the holy prophets, and of the commandment OF US the apostles of the Lord and Saviour: - KJV that ye should remember the words which were spoken before by the holy prophets, and the commandments [xxx] of the Lord and Saviour through your apostles: - ASV

Komentar: Kata ganti orang pertama jamak “hemon” (kami) dalam TR atau ‘us’ KJV diganti dengan “humon”/“kamu” — bentuk genetive plural dari kata ganti orang kedua jamak — oleh CT dan versi-versi Inggris modern. Pengubahan kata dalam 2 Petrus 3:2 ini menyerang Bibliologi. Mengapa? Sebab dengan demikian ada dua hal penting yang diingkari, yaitu:

1. otoritas kepenulisan Petrus atas 2 Petrus, dan
2. mengingkari Petrus sebagai Rasul. Jika Petrus adalah penulis 2 Petrus – memang demikian – dan jika ia adalah seorang rasul – memang benar demikian – ia harus menulis “ton apostolon hemon” (kami para rasul). Sedang jika Petrus bukan penulis surat 2 Petrus dan jika penulisnya bukan rasul, maka ia akan menulis seperti yang ada dalam teks Yunani palsu “Aleph” & “B” /CT,”ton spostolon humon” (kamu para rasul).

Lukas 4:4: And Jesus answered him, saying, It is written, That man shall not live by bread alone, but by every word of God. – KJV
Lukas 4:4: And Jesus answered unto him, It is written, Man shall not live by bread alone [xxx]. - ASV

Komentar: Kata-kata bercetak “huruf tebal” dihilangkan dalam CT maupun versi-versi Inggris modern. Tuhan Yesus mengungkapkan “setiap Firman Allah” kepada Iblis. Penghapusan ayat ini dengan jelas mengingkari bahwa yang terpenting dalam kehidupan manusia itu bukan makanan jasmani, tetapi setiap Firman Allah. Dan jelas CT menyerang Bibliologi secara terang-terangan.
Yohanes 17:17: Sanctify them through thy truth: thy word is truth. – KJV Sanctify them in [xxx] the truth: thy word is truth. – ASV

Komentar: Dalam codex ‘B’ dan versi NIV, NASV, kata “MU” dihilangkan. Jadi mengingkari bahwa firman Allah itu satu-satunya kebenaran.

Mazmur 69:21: They gave me also gall for my meat; and in my thirst they gave me vinegar to drink. - KJV
Matius 27:34: They gave him vinegar to drink mingled with gall: and when he had tasted thereof, he would not drink. - KJV

Komentar: Kata “oxos” / “anggur asam” dalam TR diganti dengan kata “oinon” / “anggur” dalam CT. Jika Mazmur 69:22 menubuatkan Tuhan harus mengecap “anggur asam”, dan penggenapannya juga “anggur asam” dan bukan “anggur biasa”, maka Alkitab akurat. Tetapi jika kata “anggur asam” diubah oleh CT dan versi-versi Inggris Modern menjadi “anggur” dalam pengertian anggur buah. Oleh sebab itu, CT dan versi- versi yang didasarkan atasnya menyerang Bibliologi dengan berpijak pada konsep “Full Errancy” Alkitab (Alkitab penuh dengan kesalahan). Mazmur dengan jelas menubuatkan bahwa Tuhan akan mengecap “anggur asam”, bukan “anggur”. “…pada waktu aku haus, mereka memberi aku anggur asam” (Mazmur 69:22). Ada perbedaan yang jelas dalam bahasa Ibrani antara ‘anggur asam’ dan ‘anggur’. ‘Anggur asam’ = ‘Tiyrowsh’, sedangkan ‘anggur’=’yayin’. Dan Mazmur 69:22 memakai kata Ibrani ‘Tiyrowsh’ dan bukan ‘yayin’.

Mazmur 22:18: They part my garments among them, and cast lots upon my vesture.
Matius 27:35: they crucified him, and parted his garments, casting lots: that it might be fulfilled which was spoken by the prophet, they parted my garments among them, and upon my vesture did they cast lots. – KJV
Matius 27:35: And when they had crucified him, they parted his garments among them, casting lots; - ASV

Komentar: Kata-kata bercetak “huruf tebal” dalam TR dan KJV di atas dihilangkan dalam CT dan versi-versi Inggris Modern. Mazmur 22:19 yang berbunyi, “Mereka membagi-bagi pakaianku di antara mereka, dan mereka membagi undi atas jubahku’ dengan jelas digenapi oleh Tuhan dalam Matius 27:35 yang menunjukkan bahwa Alkitab adalah infallibility. Nubuatan-nubuatan Alkitab tidak pernah gagal. Semua pasti sudah, sedang dan akan digenapi. Penghapusan penggenapan nubuatan dalam Matius 27:35 oleh CT dan versi-versi yang mengikutinya menunjukkan bahwa mereka dengan sengaja menyerang kredibelitas nubuatan Alkitab. Dan jelas ini menyerang Bibliologi.
Maleakhi 3:1: Behold, I will send my messenger, and he shall prepare the way before me: and the Lord, whom ye seek, shall suddenly come to his temple, even the messenger of the covenant, whom ye delight in: behold, he shall come, saith the Lord of hosts.
Markus 1:2: As it is written in the prophets, Behold, I send my messenger before thy face, which shall prepare thy way before thee. - KJV
Markus 1:2: Even as it is written in isaiah the prophet, Behold, I send my messenger before thy face, Who shall prepare thy way. - ASV

Komentar: Kata-kata bercetak “huruf tebal” menunjukkan perbedaan antara TR atau CT. Dalam TR menunjukkan bahwa Markus 1:2 merupakan penggenapan dari apa yang tertulis ‘dalam kitab nabi-nabi’ (en tois prophetais), sedangkan CT dan versi-versi Inggris modern dan TB-LAI menunjukkan bahwa apa yang tertulis dalam Markus 1:2 merupakan penggenapan dari tulisan ‘nabi Yesaya’ (en to Esaiato prophete). Jelas sekali bahwa Markus 1:2 merupakan penggenapan nubuatan Maleakhi 3:1, “Lihat, Aku menyuruh utusan-Ku, supaya ia mempersiapkan jalan di hadapan-Mu! Dengan mendadak Tuhan yang kamu cari itu akan masuk ke bait-Nya! Malaikat Perjanjian yang kamu kehendaki itu, sesungguhnya, Ia datang, firman Tuhan semesta alam.” Dan tentang nubuatan ini tidak ada dalam kitab Nabi Yesaya. Dengan pengubahan kata “dalam kitab nabi-nabi” (Markus 1:2) menjadi “dalam kitab Nabi Yesaya”, CT dan semua versi yang mengikutinya menyerang keakuratan penggenapan nubuatan dalam Alkitab.


                               
















 


a

LOGO






Sola Scriptura