Logo
Oleh-Dara-Nya

 

        

 


 


 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Renungan:  Alami Kebaikan Tuhan

Menjadi orang benar tentu bukan terjadi karena usaha sendiri, melainkan karena anugerah Tuhan. Namun hidup senantiasa sebagai orang benar yang mem-praktikkan kebenaran, merupakan seni yang harus terus menerus dipelajari dan diterapkan sejak awal kehidupan.

Pemazmur menasihati anak-anak muda agar mereka belajar hidup takut akan Tuhan sejak dini. Takut akan Tuhan berarti menjadikan karakter Tuhan sebagai cerminan hidup. Itu berarti kata-kata dan tindakan mereka harus sesuai dengan kekudusan Tuhan.

Pemazmur memaparkan akibat hidup takut akan Tuhan, yaitu berumur panjang untuk menikmati kebaikan-Nya (ayat 13). Menikmati kebaikan Tuhan bukan berarti tidak akan mengalami masalah apa-apa. Pemazmur dengan jelas menyebut bahwa orang benar bisa saja mengalami penderitaan (ayat 20). Penderitaan apa saja yang bisa dialami orang benar? Penderitaan fisik maupun penderitaan batin (ayat 19, 21) karena melihat dan mengalami kejahatan yang merajalela di dunia ini. Kalau begitu, kebaikan Tuhan seperti apa yang bisa dirasakan di tengah penderitaan?

Pertama, mengalami pertolongan Tuhan tepat pada waktu-Nya sehingga penderitaan yang dialami tidak sampai menghancurkan atau membinasakan anak Tuhan (ayat 18, 21).

Kedua, melihat keadilan Tuhan ditegakkan. Orang-orang jahat akan mendapatkan balasannya (ayat 17, 22). Kejahatan mereka tidak langgeng bahkan bisa berbalik menghancurkan mereka.

Karena dunia ini jahat dan bertolak belakang dalam segala hal dengan hidup orang benar, maka anak-anak Tuhan akan senantiasa mengalami masalah. Baik masalah yang secara otomatis mengganggu kita karena cara hidup kita yang melawan cara dunia ini, maupun yang secara sengaja dikenakan kepada kita untuk menekan dan menghancurkan iman kita. Alamilah kebaikan Tuhan dengan melihat pertolongan-Nya pada waktu-Nya dan lihatlah bagaimana Tuhan membalikkan kejahatan menimpa pelakunya. (Sumber transkrip: Santapan Harian)


Tafsiran dari Wycliffe:

Pengajarannya bagi murid-murid. Marilah anak-anak … akan kuajarkan kepadamu. Pengetahuan melalui pengalaman langsung memberinya otoritas untuk mengajar orang lain. Orang-orang yang disapa sebagai anak-anak, adalah murid-murid yang rendah hati dan mau diajar, berapapun umur mereka.
















 


a

LOGO






Sola Scriptura